| Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi AAN |
|
|
|
|
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) AAN semula berbentuk akademi dengan nama Akademi Administrasi Negara (AAN) yang didirikan oleh Yayasan Notokusumo dengan Surat Keputusan No. 02/YNK/AAN/1979 tentang pendirian dan Statuta Akademi Administrasi Negara (AAN). Selanjutnya ditetapkan lahirnya Akademi Administrasi Negara tanggal 14 Juni, sehingga setiap tanggal 14 Juni diperingati sebagai Dies Natalies AAN. Kampus AAN semula berada di jalan Masjid No. 5, Yogyakarta, merupakan pinjaman (Alm.) KGPAA Sri Paduka Paku Alam VIII yang berkedudukan sebagai Pelindung Yayasan Notokusumo. Notokusumo ditetapkan sebagai nama Yayasan oleh KGPAA Sri Paduka Paku Alam VIII dengan mengambil nama dari Paku Alam I, yaitu Pangeran Notokusumo yang memiliki jiwa dan semangat perjuangan melawan penjajah Belanda. Notokusumo berasal dari kata noto artinya Penataan dan kusumo yang artinya Bunga Bangsa. Jadi Notokusumo diartikan sebagai upaya Yayasan dan Perguruan Tinggi AAN untuk melakukan penataan terhadap para mahasiswa agar menjadi Pemimpin Bangsa. Ketua Yayasan Notokusumo yang pertama adalah (Alm.) Bapak Drs. Soetomo Mangkusasmito (mantan Bupati Bantul). Pada awalnya Kepemimpinan Akademi ditetapkan sebagai berikut:
Program studi yang diselenggarakan pertama kali adalah Program Studi Administrasi Negara Jenjang Diploma III.
Dalam perkembangannya Pimpinan Akademi mengalami 3 (tiga) kali pergantian, yaitu:
Periode berikutnya adalah :
Selama periode tersebut Drs. KRT Soemidjan Cokronegoro tidak dapat sepenuhnya menyelesaikan tugasnya karena sakit hingga meninggal. Selanjutnya digantikan oleh Drs. H. Arif Setya yang hanya berlangsung kurang lebih tiga bulan, karena meninggal. Kepemimpinan periode berikutnya dijabat oleh:
Status Diakui diperoleh pada tanggal 2 April 1992 dengan Keputusan Dirjen Dikti Depdiknas RI No. 91/DIKTI/Kep./1992 tentang Pemberian Status Diakui kepada Jurusan Administrasi Negara Prodi Ilmu Administrasi Negara di Lingkungan Akademi Administrasi Notokusumo di Yogyakarta. Empat Tahun kemudian AAN mendapat Status Disamakan untuk Jenjang Program DIII di Lingkungan Akademi Administrasi Notokusumo di Yogyakarta. Pada tahun 2002 kepemimpinan AAN dijabat oleh:
Awal tahun 2002 AAN mengajukan surat kepada Ditjen Dikti untuk meningkatkan status menjadi Sekolah Tinggi, dan pada tanggal 25 Februari 2002 mendapatkan izin Pertimbangan untuk Pembukaan Program Studi Baru dan Perubahan Bentuk dari Akademi menjadi Sekolah Tinggi. Pada tanggal 13 Mei 2002 dengan Keputusan Mendiknas RI No.79/D/O/2002 tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Program-program Studi dan Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) AAN Yogyakarta, AAN berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan nama AAN sebagai nama STIA sehingga terbentuk singkatan STIA-AAN, dengan mengampu tiga program studi, yaitu : 1. Administrasi Negara Jenjang Program DIII; 2. Administrasi Negara Jenjang Program S1; 3. Administrasi Niaga Jenjang Program S1. Selanjutnya Program Studi S1 Administrasi Negara STIA-AAN mendapat status Terakreditasi BAN_PT dengan Nilai B berdasar SK BAN-PT No. 019/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006 tanggal 8 Desember 2006. Sesuai dengan SK Yayasan No.083/Peg-STIA-AAN/VII/2002, maka Direktur AAN secara otomatis menjadi Ketua STIA-AAN dan para Pembantu Direktur menjadi Pembantu Ketua. |
Drs. H. M. Suhadi, M.M.
Sri Utami
Dra. Yenny Dwi Artini, M.Si
Daris Yulianto, SIPSTIA AAN telah membimbing saya hingga saya dapat bekerja di Instansi Pemerintah.
Saya terkesan dengan kesabaran dan profesionalisme dosen AAN dalam mengajar kami.
Fasilitas kampus lengkap dengan didukung suasana belajar yang kondusif
- Adm. Publik/Negara (S1)
- Lab. Komputer & Internet
Alumni STIA-AAN banyak mengisi formasi di instansi Pemerintah, Perusahaan, dll.