Sabtu, 16 Agustus 2025 – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Super JIMO sukses menyelenggarakan seminar motivasi berjudul “Berani Bermimpi, Berani Berdampak: Mengukir Jejak Melalui Perubahan Nyata”. Acara ini di gelar secara daring melalui platform Google Meet pada pukul 09.00 WIB, dengan menghadirkan Siti Nuraini Wahidatun Nisa sebagai pembicara. Sekitar 66 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, siswa SMA/SMK, dan masyarakat umum mengikuti seminar yang berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Penyelenggara mengadakan kegiatan ini untuk menginspirasi generasi muda agar berani bermimpi dan berkontribusi dalam menciptakan perubahan sosial positif. Hal tersebut sejalan dengan visi LPM Super JIMO yang senantiasa berupaya menghadirkan kegiatan edukatif serta motivatif bagi kalangan mahasiswa.
Siti Nuraini Wahidatun Nisa,
dalam materinya, menggarisbawahi pentingnya smart goals atau mimpi yang terukur. Menurutnya, setiap orang harus mewujudkan mimpinya dengan tindakan nyata melalui perencanaan yang jelas, target yang realistis, dan evaluasi yang berkesinambungan. Ia menegaskan bahwa setiap orang harus menetapkan tujuan hidup yang jelas dan realistis. Dengan cara itu, seseorang dapat lebih mudah mewujudkan cita-cita dan meraih kesuksesan.
Selain itu, ia juga menyinggung persoalan rasa minder atau rasa rendah diri yang kerap menjadi hambatan anak muda dalam berproses. Ia mengajak peserta untuk tidak terjebak pada perasaan tidak mampu, melainkan berani merangkul keterbatasan yang ada, “Setiap keterbatasan bisa menjadi peluang, asalkan kita mampu mengubah cara pandang dan menjadikannya sebagai kekuatan,” ujarnya.
Siti Nuraini menegaskan bahwa kita harus beradaptasi dengan digitalisasi karena era ini akan membentuk masa depan. Menurutnya, penguasaan teknologi digital bukan hanya sebatas kebutuhan akademis, tetapi juga menjadi sarana penting untuk membangun jejaring, menyebarkan gagasan, serta menciptakan dampak yang lebih luas di masyarakat. Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan peluang di dunia digital, baik dalam aspek pendidikan, karier, maupunpengabdian sosial.
Seminar ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar strategi mengatasi rasa minder dan cara menyusun smart goals.
Penyelenggara seminar berharap peserta semakin termotivasi untuk berani bermimpi. Mereka juga mendorong peserta agar mengambil langkah nyata dalam menciptakan perubahan positif.
